Jumat, 17 Juni 2011

AIR TERJUN MADAKARIPURA PROBOLINGGO




Minggu, 12 Juni 2011
Nongklek Aza, Sinyo, Oppie, Gendut

Setelah lelah berkeliling gunung BROMO, agan - agan jangan langsung pulang kerumah. Karena apa ???, Nha..... dikawasan wisata Gunung Bromo ternyata menyimpan satu lokasi wisata yang unik dan menawan. Lokasinya tidak jauh dari lautan pasir Bromo, hanya sekitar 45 menit ke arah Probolinggo (ke Utara). Namanya adalah air terjun Madakaripura. Menurut penduduk setempat nama ini diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di air tejun ini. Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut.



Untuk mencapai tempat wisata ini tidak terlalu sulit. Sebaiknya kunjungan dilakukan bila kita akan ke Bromo dari arah Probolinggo dikarenakan searah dengan perjalanan atau saat berada di Bromo dan dilakukan pagi hari. Lokasi bisa dicapai dengan kendaraan pribadi atau mobil sewaan. Jika kita datang dari arah Probolinggo maka sesampai di Desa Sukapura kita belok kanan., kita akan melewati jalan aspal dengan suguhan pemandangan pada bagaian kiri-kanan berupa gunung tinggi yang menyegarkan mata.




Kurang lebih setelah sekitar 5 km melakukan perjalanan, kita akan bertemu dengan pintu masuk kawasan wisata air terjun Madakaripura yang ditandai dengan tempat parkir yang luas dan patung Gajah Mada. Disini, banyak penduduk lokal yang menawarkan diri menjadi 'guide' yang akan menemani sambil menceritakan sejarah objek wisata tersebut hingga kita balik lagi ke tempat parkir. Kita bayar tiket masuk( Rp. 15.000/motor ),lalu kita melanjutkan dengan jalan kaki dan juga diharuskan menyewa jasa pemandu lokal sana,kurang lebih Rp 30.000/person tergantung kita dan baik tidaknya pemandu tersebut.Dengan jumlah 7 orang kami diikuti oleh 2 pemandu untuk membantu kita.Alasannya karena walaupun hampir 3/4 perjalanan menuju air terjun utama sudah di bangun jalan dan tangga,tapi 1/4 perjalanan sisanya kita harus rela berbasah - basah jalan di sungai yang berbatuan namun jernih dan sejuk serta yang paling asyik ......kita jalan melewati beberapa air terjun kecil sebelum menuju yang utama. Sebelum jalan di bawah air terjun kecil itu ada disediakan pos yang menyewakan payung (Rp 1.500,-/payung)dan tempat menitipkan barang.




Selanjutnya kita harus berjalan kira-kira 15 menit, melewati jalan setapak terbuat dari semen yang berbatu sehingga kalau basah tidak akan licin. Saat berjalan kaki ini kita juga disuguhi pemandangan indah dan menyejukkan, di samping kanan kita ada aliran sungai berbatu-batu, di kanan kiri kita diapit tebing tinggi dengan pepohonan lebat beserta iringan kicauan burung dan derikan kumbang. Terkadang di beberapa bagian jalan, terhalang oleh pohon rubuh atau ada bekas longsoran, meskipun demikian jalan ini relatif datar dan dapat dijalani dengan mudah, kalau kecapekan ada beberapa tempat di sepanjang jalan yang bisa digunakan untuk duduk-duduk beristirahat.

Saat tiba di lokasi air terjun kita akan bertemu dengan warung kecil, pos penjaga dan toilet (bisa ganti baju), disitu terdapat pula penyewaan payung bila kita tidak ingin terlalu basah kuyup. Air terjun ini berawal dari air yang mengalir dari tebing memanjang dan membentuk tirai, sehingga kita bisa berpayung ria berjalan di bawahnya. Di ujungnya, kita akan bertemu dengan sebuah ruangan berbentuk lingkaran berdiameter kira-kira 25 meter.




Berdiri di dalam ruangan alam ini kita akan merasa seolah berada di dasar sebuah tabung, dimana terdapat air terjun dengan ketinggian sekitar 200 meter, dengan limpahan air yang jatuh dengan derasnya dari atas dan berubah menjadi selembut kapas ke kolam berwarna kehijauan. Air yang jatuh di kolam ini menimbulkan bunyi yang berirama, terkadang bunyi yang ditimbulkannya lebih keras dikarenakan air yang jatuh lebih deras. Keunikan dan kesejukan air terjun ini membuat kita betah berlama-lama memandanginya.




Untuk anda penggemar fotografi, lokasi ini bisa menjadi obyek yang tidak habis-habisnya, mulai dari pintu masuk kedatangan hingga suasana air terjun yang seolah dalam tabung.

Beberapa orang di Probolinggo baik di hotel maupun di travel agent yang kami tanyai mengenai air terjun ini mengaku belum pernah berkunjung kesana. Hal ini mungkin disebabkan karena bentuk air terjun ini yang bila terjadi longsor atau banjir, maka kita yang berada di dasar tabung tersebut akan terperangkap. Sehingga berada di 'tabung' ini perasaan kita akan bercampur aduk antara kagum pada keindahan alam ini dan was-was. Melihat kondisi seperti ini jika diperkirakan akan terjadi longsor atau banjir, kawasan objek wisata Madakaripura ini akan ditutup untuk pengunjung.




Sesudah puas main air dan kedinginan, kita bisa menikmati minuman panas di warung dekat air terjun sebelum berjalan kaki lagi menuju tempat parkir. Secara umum tempat ini telah dikelola dengan cukup baik, dapat dicapai lewat jalan aspal yang mulus, jalan setapak yang nyaman, fasilitas umum seperti kamar mandi, mesjid dan tempat parkir. Namun kurangnya informasi mengenai tempat ini dan jaminan keamanan yang belum ada mengakibatkan jarang orang tahu dan mau berkunjung ke kawasan wisata ini. Dengan promosi yang cukup, pengunjung Bromo akan dapat menambah daftar tujuan wisatanya. Perlu di perhatikan pada waktu musim penghujan sangatlah disarankan untuk tidak memasuki kawasan ini dikarenakan tata letaknya yang cukup membahayakan jika terjadi banjir.


PENGGELOLAHAN YANG GAG JELAS BIKIN GAG MOOD PENGUNJUNG











Air terjun MADAKARIPURA sebenarnya menyimpan banyak misteri, asri dan masih alami banget. Tapi sayang banyak oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap wisata tersebut. Mulai dari di depan pintu masuk, kita di suruh beli tiket masuk tapi gag ada tanda bukti sama sekali ( tidak ada bukti karcis yang diberikan ). Setelah itu, para penduduk lokal yang kesannya memaksa Para Wisatawan untuk memakai jasanya sebagai pemandu. Ini terbukti mereka selalu membuntuti kita, padahal kita baru datang tue pinginnya rileks dan menikmati alam sambil istirahat sebentar, eee....malah di jejali dengan omongan - omongan yang bikin telinga dan otak memerah.

belum selesai masalah kita dengan pemandu, eee...motor kita udah di guyur air ma anak - anak sana ( gag tau anak nya siapa nyasar di hutan ...whahahahaaa.... )Karuan aja bikin hati ini DONGKOL + GERAM setengah mati. Udah posisi mesin masih PANAS, langsung aja di guyur air TANPA IJIN dan TANPA ADA PERINTAH dari kami. Kalau ditanya, si bocah - bocah PENGGUYUR MOTOR tadi hanya bilang, buat sekolah mas....
Yang lebih disayangkan lagi adalah pihak PENGELOLAH wahana ini tidak bertanggung jawab atas apa yang kami alami dengan masalah - masalah tersebut. Sampai - sampai ada segerombolan wisatawan lokal KOMPLIN ke tukang penjaga KARCIS MASUK.

Yang jadi pertanyaan ku, "Apakah ini yang namanya pelayanan di suatu wahana wisata yang sebenarnya mempunyai potensi berkembang pesat ?".....terus, "Sebenarnya pihak mana sih yang mengurus atau mengelolah wisata madakaripura ini ??". Kalaupun ada pihak - pihak tertentu yang mengelolah, TOLONG DONK perbaiki tata cara pelayanan yang disuguhkan kepada wisatawan....., biar kalau kita KOMPLIN ada pihak yang menindaklanjuti komplin kita.

Inilah pengalaman yang pingin aku sampaikan kepada agan - agan sekalian yang pingin berkunjung ke Madakaripura. Mungkin aku terbawa emosi yang tinggi karena udah capek malah disuguhi dengan tindakan - tindakan yang tidak bertanggungjawab. Aku hanya bisa minta maaf apabila kata - kata ku kasar dan menyinggung banyak pihak yang MERASA. Semoga pengalaman ini menjadi PERBANDINGAN dan MASUKAN bagi yang mau berwisata ke Madakaripura

4 komentar:

oppy arizona mengatakan...

tempatnya emang bagus tapi sayang jadi sarang perdagangan anak....

dengan cara memanfaatkan anak untuk mencuci motor/mobil pengunjung tanpa meminta ijin sama yang punya....dengan alasan "biasa kan anak sekolah,buat jajan...

nongklek aza mengatakan...

so...

what can we do ???

tiket pesawat mengatakan...

pingin banget nih kesini,
mungkin akhir pekan ini bisa kesana,
cz kan libur

nongklek aza mengatakan...

@ tiket pesawat :

silahkan kalau mo berkunjumg ke wisata ini
tapi "INGET" catatan ku yang diatas

semoga liburan anda menyenangkan